Pembelajaran Berbasis Masalah

Karena Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan seperangkat model mengajar yang menggunakan masalah sebagai fokus untuk mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, maka ada tiga karakteristik yang harus diperhatikan yaitu:

  1. Pelajaran berfokus pada memecahkan masalah
  2. Tanggung jawab untuk memecahkan masalah bertumpu pada siswa
  3. Guru mendukung proses saat siswa mengerjakan masalah.

Selain karakteristik, hal yang tidak kalah penting yaitu merencanakan pelajaran untuk Pembelajaran Berbasis – Masalah. Tahap-tahap dalam merencanakan pelajaran untuk Pembelajaran Berbasis Masalah antara lain:

  1. Mengidentifikasi Topik
  2. Menentukan Tujuan Belajar
  3. Mengidentifikasi Masalah
  4. Mengakses Materi

Oleh karena itu, Pembelajaran Berbasis-Masalah adalah pembelajaran yang lebih mengutamakan proses atau pemecahan suatu masalah dengan pola berfikir tingkat tinggi, sehingga siswa ikut dan aktif dalam proses pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: