Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Berbasis-Masalah

Kelebihan Model Pembelajaran Berbasis Masalah

  1. Terjadi interaksi yang dinamis diantara guru dengan siswa, siswa dengan guru, siswa dengan siswa.
  2. Siswa memiliki keterampilan mengatasi masalah.
  3. Siswa memiliki kemampuan mempelajari peran orang dewasa.
  4. Siswa dapat menjadi pembelajar yang mandiri dan independent
  5. Siswa memiliki keterampilan berfikir tingkat tinggi, menurut Resnick ciri-ciri berfikir tingkat tinggi adalah:

 

 

  • Bersifat non-algoritmatik, artinya jalur tindakan tidak sepenuhnya ditetapkan sebelumnya.
  • Bersifat kompleks, artinya mampu berfikir dalam berbagai perspektif atau mampu menggunakan sudut pandang.
  • Banyak solusi, artinya mampu  mengemukakan dan menggunakan berbagai solusi dengan mempertimbangkan keuntungan dan kelemahan masing-masing.
  • Melibatkan banyak kriteria, artinya tidak semua yang berhubungan dengan tugas yang ditangani telah diketahui.
  • Melibatkan pengajuan diri proses-proses berfikir.
  • Mampu mengidentifikasi pola pengetahuan.
  • Membutuhkan banyak usaha.

Kelemahan Model Pembelajaran Berbasis Masalah

  1. Memungkinkan siswa menjadi jenuh karena harus berhadapan langsung dengan masalah.
  2. Memungkin siswa kesulitan dalam memperoses sejumlah data dan informasi dalam waktu singkat, sehingga Pembelajaran Berbasis Masalah  ini membutuhkan waktu yang relatif lama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: