METODE PENELITIAN BORG dan GALL

     Model dalam penelitian dapat dijadikan kerangka kerja untuk pengembangan teori dan penelitian. Model yang digunakan adalah model Borg dan Gall yang menyarankan untuk membatasi penelitian dalam skala kecil, termasuk dimungkinkan membatasi langkah penelitian. Oleh karena itu dalam penelitian ini, peneliti menyederhanakan langkah tersebut sesuai dengan kebutuhan peneliti menjadi lima langkah penelitian, yaitu:

1.    Perencanaan

Tahap perencanaan dijabarkan dalam dua langkah, yaitu studi pustaka dan observasi lapangan. Tahap ini bertujuan untuk merumuskan isi materi pembelajaran dan menganalisis kebutuhan sasaran.

Langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan mata kuliah dan materi pembelajaran yang dipilih oleh peneliti untuk dikembangkan. Aplikasi android yang akan dikembangkan adalah untuk mahasiswa pada semester pendek. Diharapkan dengan adanya mobile media ini kebutuhan mahasiswa akan sumber belajar akan terpenuhi..

2.    Pengembangan Produk Awal

Dalam mendesain produk dilakukan melalui dua tahap: tahap pertama, adalah memilih dan menetapkan aplikasi sublimetext dalam pembuatannya dan diintegrasikan dengan JQueryMobile serta PhoneGap.

JQueryMobile adalah framework yang berbasis HTML5/CSS3 dan Javascript untuk aplikasi web yang dijalankan diperangkat mobile. (Nazruddin, 2012: 462) PhoneGap adalah salah satu framework yang opensource yang memungkinkan kita menjadikan aplikasi berbasis web (html) menjadi aplikasi native. (Nazruddin, 2012: 472)

Kemudian tahap kedua, adalah mengembangkan flowchart untuk memvisualisasikan alur kerja produk dari awal hingga akhir.

3.    Validasi Produk

Setelah produk selesai dibuat, langkah selanjutnya adalah melakukan validasi terhadap produk telah dibuat. Pada tahap ini dilakukan beberapa langkah, yaitu sebagai berikut:

a.    Validasi Oleh Ahli

Validasi dilakukan oleh seorang ahli materi dan dua orang ahli media.  Setelah langkah tersebut diharapkan diperoleh kritik dan saran yang jelas dan membangun untuk perbaikan produk.

b.    Revisi

Revisi dilakukan sesuai dengan masukkan dari ahli media dan ahli materi. Revisi dilakukan sebelum uji coba produk. Hasill revisi merupakan produk awal yang sudah tervalidasi, hal ini perlu dilakukan agar produk awal dapat disebut layak digunakan oleh mahasiswa ketika memasuki tahap uji coba.

4.    Uji Coba

Uji coba dilakukan untuk melihat kelayakan dari sebuah media, apakah produk atau media yang dihasilkan memiliki kualitas dan layak untuk digunakan atau tidak. Untuk mengetahui hal tersebut, maka dalam tahap uji coba ini dikumpulkan data yang memberikan informasi mengenai produk tersebut. Data hasil uji coba inilah yang dianalisis sebagai pedoman dalam melakukan revisi terhadap produk pada tahap selanjutnya. Uji coba didasarkan pada evaluasi media pembelajaran oleh Arief S. Sadiman (2011 : 183-187)

a.   Uji Coba IUji coba I dilakukan dengan cara One to One. Arief S. Sadiman (2011 : 183) menyarankan media perlu dicobakan kepada dua atau lebih yang dapat mewakili populasi target dari media. Jika media itu didesain untuk belajar mandiri, biarkan siswa mempelajarinya, sementara anda mengamatinya. Oleh karena itu, peneliti menetapkan dua orang mahasiswa sebagai evaluator pada uji coba I. Pada tahap ini mahasiswa melakukan penilaian terhadap produk melalui angket yang disertai dengan komentar dan saran mereka tentang media yang telah dibuat.

b.    Uji Coba II

Uji coba II dilakukan dengan cara field evaluation. Arief S. Sadiman (2011 : 185) menjelaskan pada tahap evaluasi ini hal yang harus diusahakan adalah untuk memperoleh situasi yang semirip mungkin dengan situasi sebenarnya di lapangan. Evaluasi dapat dilakukan pada sampel dengan berbagai karakteristik (tingkat kepandaian, kelas, latar belakang, jenis kelamin, usia, kemauan belajar, dan sebagainya) sesuai dengan karakteristik populasi sasaran.

Pada tahap ini evaluasi dilakukan pada 15 orang mahasiswa yang beberapa diantaranya telah mengikuti tahap penelitian dan pengembangan pada tahap uji coba sebelumnya. Secara keseluruhan mahasiswa diminta untuk melakukan penilaian terhadap produk melalui angket.

5.    Produk akhir

Akhir dari penelitian dan pengembangan ini adalah diperoleh hasil berupa produk aplikasi untuk device Android sebagai sumber pembelajaran mahasiswa pada mata kuliah Dasar-dasar Ilmu Pendidikan (DDIP) di Kampus. Tujuan utama dilakukannya uji coba adalah untuk memperoleh data dan informasi berupa komentar dan saran terhadap produk yang dikembangkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: