Percobaan Mengukur Massa Jenis Zat Cair

Mengukur Massa Jenis Zat Cair

hidrometer

Pernah berenang di lautt? Jika belum pernah, coba tanyakan pada mereka yang pernah berenang di laut, mana yang mudah terapung antara di laut dengan di kolam renang atau sungai? Mereka pasti akan menjawab lebih mudah mengapung di laut. Kenapa demikian? Mari kita lakukan percobaan berikut untuk mmenjawabnya.

Alat dan bahan:

Air

Bejana atau wadah

Sedotan atau pipet

Pasir

Tanah liat

Spidol

Garam secukupnya

Prosedur percobaan:

Masukan air kedalam bejana

Tandai pipet dengan spidol kira-kira sepanjang 2/3 bagiannya.

Kemudian sumbat salah satu ujung pipet dengan tanah liat

Masukan pipet ke dalam air, lihat bagian tanda yang ada pada spidol. Jika tanda tersebut lebih rendah dari permukaan air, kurangi tanah litany, Jika tanda tersebut di atas permukaan air, tambahkan pasir kedalam pipet hingga tanda/garis tersebut sejajar dengan permukaan air.

Tambahkan garam ke dalam air sedikit demi sedikit. Perhatikan tanda pada pipet tersebut. Apa yang terjadi?

Penjelasan hasin percobaan:

Pipet yang dimasukan dalam air berfungsi sebagai hydrometer, yaitu alat untuk mengukur massa jenis zat cair. Saat air belum diberi garam, tanda pada pipet tetap sejajar dengan permukaan air, namun saat di beri tambahan garam, perlahan-lahan piket akan naik ke permukaan air. Semakin banyak garam yang ditambahkan, maka tanda pada pipet akan semakin naik di atas permukaan air. Mengapa demikian?

Massa jenis zat cair sangat mempengaruhi gaya apung terhadap benda yng masuk ke dalamnya. Pada zat cair dengan massa jenis lebih kecil, gaya apung yang dikerjakannya juga kecil, sedangkan pada zat cair dengan massa jenis lebih besar, gaya apung yang dikerjakannya juga besar.

Garam yang di masukan dalam air mempengaruhi massa jenis air tersebut. Sehingga pipet akan semakin naik seiring dengan semakin besarnya massa jenis pada air tersebut. Semakin dalam panjang pipet yang tenggelam maka massa jenis zat cair yang diukur semakin kecil dan semakin dangkal panjang pipet yang tenggelam maka massa jenis zat cair itu semakin besar.

Percobaan di atas membuktikan kenapa di laut kita lebih mudah terapung dari pada di air kolam.

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: