Bahaya Arus Listrik Yang Terkena Air

Percobaan Untuk Arus Listrik Yang Terkena Air

 kesetrum

Pernah mendengar orang tersetrum arus listrik? Atau terjadi konsleting listrik? Itu adalah salah satu masalah yang biasa timbul akibat adanya kecerobohan kita dalam mengatur system instalasi kabel listrik dan alat-alat elektronik lainnya.

Salah satu alas an kita tersetrum adalah adanya aliran arus listrik yang mengalir ditubuh kita. Arus listrik mampu mengalir melalui penghantar, tubuh kita salah satu media yang dapat menjadi penghantar arus listrik. Bagaimana hal itu bias terjadi?

Di dalam tubuh kita banyak mengandung cairan yang dapat menjadi penghantar arus. Sehingga hati-hati jika saat hujan atau basah, kita harus menghindari aliran arus listrik.

Untuk membuktikannya, dapat dilakukan dengan percobaan berikut:

Alat dan Bahan:

  1. Dua buah kabel
  2. Baterai 9 volt
  3. Bolam lampu
  4. Air murni
  5. Garam
  6. Gelas
  7. Kancing baterai

 Langkah-langkah percobaan

  1. Kita pasang dua kabel pada masing-masing ujung kabel kancing baterai, kemudian pasang baterainya.
  2. Sambungkan ujung kabel yang satu pada soket yang telah dipasangi lampu. Sedangkan ujung kabel baterai dan ujung kabel lampu lainnya tidak terpasang.
  3. Tuangkan air murni kedalam gelas. Kemudian masukkan kedua ujung kabel yang tidak terpasang ke dalam air tersebut. Tapi jangan sampai kedua ujung kabelnya saling bersentuhan. Bagaimana lampu tersebut? Menyala atau tidak?
  4. Keluarkan kembali kabel yang berada di dalam gelas. Sekarang, coba masukkan garam kedalam gelas berisi air tadi dan aduk hingga larut. Lalu masukkan kembali kedua ujung kabel kedalamnya. Apakah lampunya sekarang menyala?

 Dari hasil percobaan  tersebut dapat disimpulkan sebagai berikut:

Saat kabel di masukan ke dalam air murni tidak dapat menjadi penghantar arus yang baik, sehingga lampu tidak menyala, kemudian saat dilarutkan garam ke dalam air tersebut terjadi yang namanya pemecahan molekul garam menjadi ion na (+) dan ion cl (-). Ion inilah yang berperan dalam menghantarkan listrik. Larutan garam seperti ini dinamakan larutan elektrolit. Air murni tidak mengandung elektrolit, Sedangkan pada air keran, sering terdapat butiran garam dalam air keran tersebut. Jadi jangan bermain-main dengan benda elektronik dengan tangan basah. Meski tangan kamu basah dengan air murni, ternyata tangan kita menghasilkan garam juga melalui keringat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: