Periode Perkembangan Islam

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Banyak diantara kita yang mengaku agama Islam tapi tidak pernah tahu akan Islam,tidak pernah tahu bagaimana Islam , bahkan seperti apa Islam itu berkembang. Bahkan Dikalangan sejarawan terdapat perbedaan tentang saat di mulai nya sejarah Islam. Oleh karena itu penting bagi kita sebagai umat islam mengenal perkembangan islam dari periode ke periode islam sebagai upaya kecintaan dan eksistensi diri kita sebagai seorang muslim.Dan hal inilah yang menjadi latar belakang masalah pembuatan makalah ini yang secara detail akan dibahas pada bab selanjutnya.

B. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dari makalah ini adalah sebagai berikut :
Ada berapa Periode perkembangan Islam ?
Bagaimana Islam itu dapat berkembang?
Siapa saja yang berjasa dalam menyebarkan Islam hingga berkembang ?

C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :Untuk Mengetahui periode perkembangan Islam.
Untuk mengenal bagaimana Islam itu berkembang.
Untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah sejarah peradaban Islam.

BAB II
PERIODESASI PERKEMBANGAN PERADABAN ISLAM

A. GAMBARAN UMUM PERODISASI PERADABAN ISLAM

Di kalangan sejarawan terdapat peradaban tenteng saat dimulainya sejarawan islam. Secara umum, perbedaan pendapat tersebut dapat dibedakan menjadi dua. Pertama, sebagai sejarawan berpendapat bahwa sejrah islam dimulai sejak nabi Muhammad saw. Diangkat menjadi rosul. Oleh karena itu, menurut pendapat ini selama 13 tahun nabi Muhammad saw. Tinggal di Mekah telah lahir masyarakat muslim meskipun belum berdaulat .

Kedua, sebagian sejarawan berpendapat bahwa sejarah umat islam dimulai sejak Nabi Muhammad saw. hijrah ke Madinah karena masyarakat muslim baru berdaulat ketika Nabi Muhammad saw. tingggal di Madinah, tidak hanya sebagai rosul, tetapi juga merangkap sebagai pemimpin atau kepala negara berdasarkan konstitusi yang disebut Piagam Madinah.

Di samping berbeda dalam menentukan fase-fase atau periodesasi sejarah islam. Paling tidak, ada dua periodisasi sejarah islam yang dikemukakan oleh ulama Indonesia, yaitu A.Hasymy dan Harun Nasution. Menurut A.Hasymy , periodisasi sejarah islam adalah sebagai berikut.
1. Permulaan Islam (610-661)
2. Daulah ammawiyah (661-750)
3. Daulah Abbasiyah I (750-840)
4. Daulah Abbasiyah II (840-946)
5. Daulah Abbasiyah III (946-1075)
6. Daulah Mughal (1261-1520)
7. Daulah Utsmaniyah (1520- 1801)
8. Kebangkitan (1801-sekarang)

Harun Nasution dan Nourouzaman Shidiqi membagi sejarah islam
menjadi 3 periode, yaitu:
1. Periode klasik (650-1250)
2. Periode pertengahan(1250-1800)
3. Periode modern(1800-sekarang)
Untuk kepentingan analisis, periodisasi sejarah islam yang digunakan dalam pembahasan ini adalah periodisasi yang disepakati oleh para pakar pada umumnya, yaitu pada periode klasik, pertengahan, dan modern.

B. ISLAM PERIODE KLASIK
Perkembangan Islam Klasik ditandai dengan perluasan wilayah. Ketika tinggal di Mekah,Nabi Muhammad SAW. dan para pengikutnya mendapat tekanan dari kalangan Quraisy yang menentang ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad saw.

Dalam analisis Harun Nasution, periode klasik ini dapat pula Dibagi kedalam dua masa, masa kemajuan I dan masa disintegrasi. Masa ini merupakan masa ekspansi,integrasi dan kekuasaan islam. Dalam hao ini sebelum Nabi Muhammad wafat , seluruh semenanjung Arabia telah tunduk ke bawah kekuasaan islam.

1. Kemajuan Islam I
Abu Bakar menjadi khalifah pada tahun 632 M., tetapi 2 tahun meninggal dunia, masanya yang singkat itu banyak di pergunakan untuk menyelesaikan Perang Riddah,yang ditimbulkan oleh suku-suku bangsa arab yang tidak mau tunduk lagi kepada madinah.

Usaha-usaha yang telah dimulai Abu bakar ini dilanjutkan oleh khalifah kedua Umar Ibn Al-Khathab (634-644 M),
Pada zaman Ustman Ibn Affan (644-656 M).Beberapa daerah dikuasai ,tetapi gelombang ekspansi pertama berhenti sampai di sini.Dikalangan umat Islam mulai terjadi perpecahan karena soal pemerintahan dan dalam kekacauan yang timbul,Ustman terbunuh.

Sebagai pengganti Ustman ,Ali Ibn Abi Thalib menjadi khalifah keempat (656-661 M),tetapi ia mendapat tantangan dari pihak pendukung Ustman,terutama Muawiyah,Gubernur Damaskus.

Setelah Ali terbunuh ,kepemimpinan dilanjutkan oleh Bani Umayah. Dinasti Bani Umayah yang didirikan oleh Muawiyah berumur kurang lebih 90 tahun dan pada zaman ini ,ekspansi yang terhenti pada zaman kedua Khalifah terakhir dilanjutkan kembali .khalifah-khalifah besar dari Dinasti Bani Umayah Ibn Sufyan ( 661-680 M).Abd Al-Malik Ibn Marwan ( 685-705 M).Ali Al-Walid Ibn Abd Al-Malik (705-715 M),Umar Ibn Al- Aziz (717-720 M),dan Hisyam Ibn Abd Al-Malik (724-743M).

Bentuk peradaban lain adalah dalam bentuk masjid-masjid.Masjid pertama di luar Semenanjung Arabia juga dibangun pada zaman Dinasti Bani Umayah.

Meskipun Abu Al-Abbasiah yang mendirikan Dinasti Bani Abbasiah,orang yang di belakang yang berperan penting adalah Al-Mansur.

2. Masa Disintegrasi (1000-1250 M)
Disintegrasi dalam bidang politik sebenarnya mulai terjadi pada akhir zaman Dinasti Umayah,tetapi memuncak zaman Dinasti Abbasiah terutama setelah khalifah-khalifah menjadi boneka dalam tangan tentara pengawal.Daerah-daerah yang terletaknya jauh dari puasat pemerintahan di Damaskus dan Baghdad,melepaskan diri kekuasaan khalifa di pusat dan timbulah dinasti-dinasti kecil.

Disintegrasi dalam lapangan politik membawa pada disintegrasi dalam lapangan kebudayaan bahkan juga dalam lapangan agama.perpecahan di kalangan umat islam menjadi besar.dengan adanya daerah-daerah yang berdiri sendiri,di samping Baghdad sebagaimana dilihat timbul pusat-pusat kebudayaan lain, terutama Kairo di Mesir, Cordova di Spanyol, Asfahah, Bukhara, dan Samarkand di Timur. Dengan timbulnya pusat-pusat kebudayaan baru ini,terutama pusat-pusat yang berada di bawah kekuasaan Persia,bahasa Persia meningkat menjadi bahasa kedua di dunia Islam.Pada zaman disintegrasi ini,ajar-ajaran sufi ynag timnbul pada zaman kemajuan 1,mengambil bentuk terikat.

Disamping hal-hal negatif tersebut,ekspansi islam pada zaman ini meluas ke daerah yang dikuasai Bizantium di Barat,ke daerah perdalaman di Timur dan Afrika malalui gurun sahara di selatan.Dinasti Salajiqah meluaskan daerah Islam sampai ke Asia kecil dan dari sana kemudian diperluas lagi oleh Dinasti Ustmani ke Eropa Timur.Ke India, ekspansi Islam diteruskan oleh Dinasti Gaznawi.Raja-raja hidup dikalahkan dan Punjab serta sebagian dari daerah Sind masuk ke bawah kekuasaan Islam.Dinasti Ghuri kemudian melanjutkan ekspansi Islam ke daerah-daerah lain.

C. PERIODE PERTENGAHAN (1250-1800 M)
Periode ini dapat pula dibagi kedalam dua masa,yaitu masa kemunduran 1 dan Masa Tiga Kerajaan Besar.

1. Masa kemunduran (1250-1500M)
Pada zaman ini ,Jengis Khan dan keturunannya datang membawa penghancuran ke dunia Islam. Jengis Khan bersal dari Mongolia. Satu demi satu kerajaan Islam jatuh ke tangannya.
Pada masa ini, kekuasaan militer dan politik umat islam menurun.Dagang dan ekonomi umat Islam,dengan hilangnya monopoli dagang antara timur dan barat dari tangan mereka jatuh.

2. Masa Tiga Kerajaan Besar
Masa ini dapat pula dibagi kedalam 2 fase, yaitu fase kemajuan dan fase kemunduran.
a. Fase kemajuan ini merupakan Kemajuan islam II. Tiga Kerajaan Besar yang dimaksud ialah Kerajaan Utsmani di Turki, Kerajaan Syafawi di Persia dan Kerajaan Mughal di India.
Masing-masing dari ketiga kerajaan mempunyai kejayaan sendiri, terutama dalam bentuk literature dan arsitek.

b. Fase kemunduran
Pada masa ini kekuatan militer dan politik umat islam menurun. Dagang dan ekonomi umat islam dengan hilangnya monopoli dagang antara timur dan barat dari tangan mereka jatuh.

D. PERIODE MODERN (1800 M)
Periode ini merupakan Zaman Kebangkitan Islam.
Ide-ide baru yang diperkenalkan Naopleon di mesir adalah :
a) system negara republic yang kepala negaranya dipilih untuk jangka waktu tertentu,
b) persamaan
c) kebangsaan
Raja dan para pemuka islam mulai berfikir dan mencari jalan keluar untuk mengembalikan balance of power yang telah membahayakan umat islam.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Menurut A.Hasymy , periodisasi sejarah islam adalah sebagai berikut.
9. Permulaan Islam (610-661)
10. Daulah ammawiyah (661-750)
11. Daulah Abbasiyah I (750-840)
12. Daulah Abbasiyah II (840-946)
13. Daulah Abbasiyah III (946-1075)
14. Daulah Mughal (1261-1520)
15. Daulah Utsmaniyah (1520- 1801)
16. Kebangkitan (1801-sekarang)
Harun Nasution dan Nourouzaman Shidiqi membagi sejarah islam
menjadi 3 periode, yaitu:
4. Periode klasik (650-1250)
5. Periode pertengahan(1250-1800)
6. Periode modern(1800-sekarang)

B. SARAN
Ada pun saran dari penulis ialah, penulis sangat berharap dengan adanya makalah ini kita bisa mengenali Ilmu sejarah peradaban untuk menambah Ilmu pengetahuan dimasa perkuliahan ini.

DAFTAR PUSTAKA

Supriyadi,dedi,dan Abd.Jaliel,maman, 2008,Sejarah peradaban Islam, Bandung:Pustaka Setia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: