Tugas Guru

Tugas Guru

tugas guru

Guru akan menunaikan tugasnya dengan baik atau dapat bertindak sebagai tenaga pengajar yang efektif, jika padanya terdapat berbagai kompetensi keguruan, dan melaksanakan fungsinya sebagai guru.

Pendidik yang berilmu luas akan senantiasa bisa menguasai materi yang akan di ajarkan kepada anak didiknya. Oleh karena itu, semakin tinggi ilmu seorang guru, semakin banyak pula ilmu yang akan diserap oleh peserta didik.

Dalam hal ini banyak hal-hal yang dapat dilakukan guru, antara lain; menyarankan ukuran-ukuran yang mungkin dapat digunakan dalam memilih bahan-bahan kurikulum, berusaha menemukan minat, kebutuhan dan kesanggupan murid, berusaha menemukan cara-cara yang tepat agar antara sekolah dan masyarakat.

1. Kompetensi Guru

Pada dasarnya guru harus memiliki tiga kompetensi, yaitu; kompetensi kepribadian, kompetensi penguasaan atas bahan, dan kompetensi dalam cara mengajar.

a. Kompetensi kepribadian
Setiap guru memiliki kepribadiannya sendiri-sendiri yang unik. Tidak ada guru yang sama, walaupun mereka sama-sama memiliki pribadi keguruan. Jadi pribadi keguruan itu pun unik pula, dan perlu diperkembangkan secara terus-menerus agar guru itu terampil dalam:
1. Mengenal dan mengakui harkat dan potensi dari setiap individu atau murid yang diajarkannya.
2. Membina suatu suasana social yang meliputi interaksi belajar mengajar sehingga amat bersifat menunjang secara moral (batiniah) terhadap murid bagi terciptanya kesepahaman dan kesamaan arah dalam pikiran serta perbuatan murid dan guru.
3. Membina suatu perasaan saling menghormati, saling bertanggung jawab dan saling mempercayai antara guru dan murid.

b. Kompetensi penguasaan atas bahan pengajaran
Penguasaan yang meliputi bahan bidang studi sesuai dengan kurikulum dan bahan pendalaman aplikasi bidang studi. Kesemuanya ini amat perlu dibina karena selalu dibutuhkannya dalam;
1. Menguraikan ilmu pengetahuan atau kecakapan dan apa-apa yang diajarkannya harus diajarkannya dalam bentuk komponen-komponen dan informasi-informasi yang sebenarnya dalam bidang ilmu atau kecakapan yang bersangkutan.
2. Menyusun komponen atau informasi itu sedemikian rupa baiknya sehingga akan memudahkan murid untuk mempelajari pelajaran yang diterimanya.

c. Kompetensi dalam cara mengajar
Kompetensi dalam cara mengajar atau keterampilan mengajar sesuatu bahan pengajaran sangat diperlukan guru. Khususnya keterampilan dalam;
1. Merencanakan atau menyusun setiap program satuan pelajaran, demikian pula merencanakan atau menyusun keseluruhan kegiatan untuk satu satuan waktu (semester atau tahun ajaran).
2. Mempergunakan dan mengembangkan media pendidikan (alat bantu atau alat peraga) bagi murid dalam proses belajar yang diperlukannya.
3. Mengembangkan dan mempergunakan semua metode-metode mengajar sehingga terjadilah kombinasi-kombinasi dan variasinya yang efektif.
Ketiga aspek tersebut di atas harus berkembang secara selaras dan tumbuh terbina dalam kepribadian guru. Dengan demikian itu dapat diharapkan dari padanya untuk mengerahkan segala kemampuan dan keterampilannya dalam mengajar secara professional dan efektif.

2. Fungsi Guru
Jabatan guru agama adalah luas, yaitu untuk membina seluruh kemampuan-kemapuan dan sikap-sikap yang baik dari murid sesuai dengan ajaran Islam. Dalam melaksanakan amanah sebagai guru, tentunya ada beberapa tugas yang harus dilaksanakan agar fungsinya sebagai guru dapat berjalan sesuai dengan yang dicanangkan. Secara umum fungsi atau tugas guru itu meliputi; pertama, tugas pengajaran atau guru sebagai pengajar. Kedua, tugas bimbingan dan penyuluhan atau guru sebagai pembimbing dan pemberi bimbingan, dan ketiga, tugas administrasi atau guru sebagai pemimpin (manajer kelas).

a. Tugas pengajaran
Sebagai pengajar, guru bertugas membina perkembangan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Guru bukan hanya bertugas untuk mencerdaskan pikiran dari tidak mengerti menjadi mengerti saja. Akan tetapi, semua aspek dari peserta didik baik sikap, kepribadian, pikiran dan lain-lain semuanya adalah menjadi tugas guru untuk membimbing ke arah yang lebih baik.

b. Tugas bimbingan
Sebagai pembimbing, guru lebih suka kalau mendapat kesempatan menghadapi sekumpulan murid-murid di dalam interaksi belajar mengajar. Ia memberi dorongan dan menyalurkan semangat menggiring mereka, sehingga mereka dapat melepaskan diri dari ketergantungannya kepada orang lain dengan tenaganya sendiri.

Guru diharapkan sebagai pembimbing perjalanan yang berdasarkan pengetahuannya bertanggung jawab atas kelancaran perjalanan itu. Jadi, sebagai pembimbing guru harus merumuskan tujuan secara jelas, menetapkan waktu perjalanan, menetapkan perjalanan yang harus ditempuh, menggunakan petunjuk perjalanan, serta menilai kelancarannya sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan peserta didik.

c. Tugas Administrasi
Guru bertugas pula sebagai tenaga administrasi, bukan berarti sebagai tenaga kantor, melainkan sebagai pengelola kelas atau pengelola interaksi belajar mengajar. Adapun yang menjadi konsekuensi dari pengelolaan yang baik adalah meningkatnya prestasi guru dan meningkatnya efektivitas dari situasi belajar mengajar.

Terdapat dua aspek dari masalah pengelolaan yang perlu mendapat perhatian, yaitu;
1. Membantu perkembangan murid sebagai individu dan kelompok.
2. Memelihara kondisi kerja dan kondisi belajar yang sebaik-baiknya di dalam maupun di luar kelas.

Dengan terjadinya pengelolaan yang baik, maka guru akan lebih mudah memengaruhi murid di kelasnya dalam rangka pendidikan dan pengajaran agama Islam khususnya.
“Pendidik yang berilmu luas akan senantiasa bisa menguasai materi yang akan di ajarkan kepada anak didiknya. Oleh karena itu, semakin tinggi ilmu seorang guru, semakin banyak pula ilmu yang akan diserap oleh peserta didik.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: