Lutung Kasarung

Lutung Kasarung

Alkisah disuatu kerajaan dijawa Barat yaitu pasir Betang hiduplah seorang raja yang sangat arif danbijaksana yang bernama raja Tapa Agung,. Suatu hari ia kelihatan sedang termenung memikirkan suatu hal berat, kemudian datanglah sang permaisuri untuk menghibur gundah gulana sang raja,.

Adegan 1
Permaisuri : ada apa kakanda ? kenapa dinda lihat beberapa hari ini kanda murung, seperti sedang memikirkan suatu masalah berat ?
Raja : saya bingung dinda, saya sudah semakin tua, dan sudah saat nya lengser tahta,. Namun kita mempunyai 2 orang putri,.
Permaisuri : bukankah menurut adat putri tertualah yang berhak menduduki tahta ? yaitu putri kita purbararang kanda?
Raja : itu dia masalahnya, seperti yang kita tahu, purbararang mempunyai perangai yang buruk, ia sangat angkuh, sombong kerjaanya main PS aja,. Sekolah juga sering dapat nilai nol. Beda dengan adiknya, Purbasari, dia adalah putri yang arif, baik, dan bijaksana,.
Permaisuri : kalau begitu purbasarilah yang berhak untuk dijadikan pemimpin dikerajaan ini,. Kerajaan akan sejahtera ditanganya kakanda..
Raja : bagaimana mnurutmu patih ?
Patih : tidak ada keraguan pada saya untuk menjawab, tentu saja putri purbasari yang lebih pantas memimpin kerajaan ini baginda raja.,
Raja : kalau begitu mana purbasari ?
Permaisuri : purbasari….. kemarilah anaku..
Purbasari : ya bunda….
Patih : ehem… ehem .. perhatian, perhatian bagi seluruh rakyat pasir betang,, bahwa saat ini raja akan lengser tahta,. Dan akan digantikan oleh putri purbasari… kepada tuan raja dipersilahkan untuk menyematkan mahkota kepada putri purbasari..
Purbararang : hentikan !!! apa-apaan ini, ? kenapa si kecil ini yang menerima tahta, bukankah seharusnya aku anak tertualah yang memakai mahkota itu,,? Ini tak adil ..!!
Raja : tidak begitu anakku,,
Purbararang : lihat saja,. Kerajaan ini pasti akan mendapatkan kutukan karena tidak menjalankan aturan sebagaimana mestinya..!!
Purbasari : aya ayahanda.. seharusnya kakaklah yang menerima mahkota ini,.
Raja : justru karena kemulian hatimu ini anakku,. Kau pasti akan mampu memimpin kerajaan dan dicintai oleh rakyat banyak anakku,..
Purbasari : terimakasih ayah,.. saya khawatir tidak bias menjadi yang seperti ayah harapkan…
Purbararang : tunggu saja !!! pasti akan tiba saatnya, akan dating kutukan dikerajaan ini,..!!
Adegan 2
Purbararang mengajak tunanganya pangeran Indrajaya untuk menemui dukun pelet yang hebat di seluruh kerajaan Pasir Betang untuk menyingkirkan purbasari.
Purbararang : kangmas, aku sudah muak dengan purbassari, ini saatnya aku buat perhitungan dengan dia.
p. indrajaya : buat perhitungan ?? kamu kan kalah pinter dengan dia, jangankan perkalian, tambah-tambahan aja kamu kalah.
Purbararang : ih… oon banget sih… maksudnya saya mau buat purbasari menderita,.!
p. indrajaya : o…. iya2.. eh ngomong-ngomong,kita mau ngapain kesini ? mau…. Beli wedang ronde ya…?
Purbararang : huss… jangan sembarangan kamu.
p. indrajaya : kalau mau beli wedang ronde, ngapain jauh-jauh kesini dek.. dekat perempatan juga ada..
Purbararang : huss… jaga mulutnya ya.. ntar ni ronde dengar !!
(tiba-tiba ni ronde muncul dengan membawa laptopnya)
Ni ronde: siapa yang ngomong ngawar tadi ??
Purbararang : maafkan kami mbah… kami tidak bermaksud menyepelekan mbah..
Ni ronde : hati-hati anak muda jaga bicaramu ! mulutmu harimaumu..!
p. indrajaya : Nyuwun pangapunten mbah rondo.. , eh.. mbah ronde..
Purbararang : kami kesini mau anu mbah..
ni ronde : kalau itu aku sudah tahu.
Purbararang : wah,, hebat sekali mbah ini, aku belum bilang apa-apa udah tau duluan..
Ni ronde : ya jelas… kalian kesini mau anu,, masalahnya anu nya itu apa..?
Purbararang ; begini mbah …..” (tampak Purbararang cerita panjang lebar pada ni ronde)
Ni ronde: Ooooo., gampang. “ (ni ronde membuka laptopnya)
p. indrajaya : wihh… apa itu mbah..?
ni ronde : katrok..! barang kayak gini aja gak tau,, jadi anak muda mbok jangan gaptek, yang sudah tua aja tahu kok..
Purbararang : emang ini apaan mbah ?
ni ronde : seiring dengan kemajuan jama, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dunia perdukunan tidak boleh ketinggalan. Dengan ini mantraku bisa lebih ap det..
Purbararang ; terserah mbah aja bagaimana enaknya.
Ni ronde : udah diam dulu, (ni ronde tampak ngutak-ngutik laptopnya )
Adegan 3
Purbasari : “TIDAAAAAAKK…..
(wajah purbasari bentol-bentol tak karuan, terjadi kepanikan diluar kerajaan. Raja nampak mondar-mandir melihat kejadian aneh menimpa putrinya,. Semua pejabat kerajaan berkumpul.
Raja : ada apa dengan wajahmu putriku ? apa mungkin kamu salah make up ?
Purbasari : tidak ayahanda, saya juga tidak tahu..
Purbararang ; ini pasti kutukan, karena ayahanda tidak menhgindahkan peringatan saya kemarin.!
Patih : maaf baginda saya juga tidak tahu apa yang membuat tuanputriseperti ini.
Purbararang : kalau tidak segera ditindak lanjuti, ini bisa menimbulkan aib dalam kerajaan ini, dan bisa menyebabkan keruntuhan. Karena kerajaan ini di pimpin oleh seorang yang buruk rupa, APA KATA DUNIA ?
Raja : terus ?
Purbararang : satu satu nya cara hanyalah ayah mencabut keputusan kemaren dan menyerah kan kerjaan ini kepada ku
Patih : mungkin itu jalan yang terbaik
p. indrajaya : kalo kita biar kan putri purbasari tetap berada di dalam istana, bisa-bisa semua keluarga kerajaan dan rakyat tertular virus mematikan yang belom ada anti virus nya itu.
Purbararang : lebih baik kita asing kan saja dia
Purbasri : ayah ….. (menangis tersedu-sedu meratapi nasib nya)
Purbasri kemudian di asing kan ke hutan. Dia di angkat oleh sang patih.patih dengan baik hati membuat kan buku kecil untuk berteduh purbasari.
Adegan 4
Waktu berlalu dan berjalan purbasari semakin kerasan di hutan itu dia memiliki banyak teman tetapi bukan manusia tetapi bangsa-bangsa binatang, sampai pada suatu hari ketika putri purbasari akan mandi,. Terjadilah hal tak terduga.,
(purbasari mandi,… dan tiba-tiba selendangnya hanyut,… ditemukan oleh lutung)
Purbasari : selendangku,…. Selendangku dimana nih,… aduh bagaimana ini,. Siapapun juga yang menemukan selendangku kalau perempuan akan aku jadikan saudara kalau laki-laki akan aku jadikan pendamping hidup,.

(lalu munculah si lutung dengan membawa selendang itu)
Lutung ; tuan putri mencari ini ??
Purbasari : benar,.. (sambil menerima selendang) ka.. kamu siapa ??
Si lutung : saya lutung,. Jangan takut putri,. Saya lutung yang baik kok… tidak sombong, rajin menabung rajin mandi dan rajin gosok gigi…
Purbasari :i…iya..
Itulah perkenalan singkat putri purbasari dengan lutung,..
Sementara itu di kerajaan keangkara murkaan semakin merja rela. Purbararang semakin bertindak sewenang-wenang. Semua rakyat nya hanya facebook kan stiap hari, karena di perlakukan tarif gratisss,anak2 main pe es tanpa henti tidak ada yang mau belajar dan sekolah, semuanya jadi kacau balau hal ini menimbulkan kecemasan mantan raja tapa agung
Raja : patih aku semakin dengan semua yang telah di lakukan oleh Purbararang kerajaan jadi kacau balau,coba sekarang kamu jenguk purbasari yang ada di hutan jemput lah ia ke istana sekarang .
Patih : siap raja ,,,,
Akhir nya patih pun menjenguk purbasari sementara itu ada kejadian tak terduga di hutan.
Si lutung : kasihan sekali gadis itu ia pasti sangat cantik jika kulit nya tidak bentol-bentol seprti itu . dan sepertinya , ada yang tidak wajar pada penyakit gadis ini .aku harus menolong nya
(purbasari kemudian menuju sungai untuk mandi ,tiba-tiba seorang peri datang .
Peri : purbasari, sebelum kamu mengerjakan apa pun, berd’oalah. Sebelom kamu mkan ,berdo’alah. Sebelum kamu masak ,berdo’alah .ssekarang kamu mau mandi ,berdo’alah .semoga itu semua bisa menyembuh kan smua penyakit mu
Purbasari : bis millahirrohmanirrokhim,,,
Akhir nya keajaiban pun datang semua bento-bentol pun lenyap tanpa sisa. kecantikan pun terpancar
Purbasari : alhamdulillah terima kasih tuhan,,,.. lutung… lutung…. Lihat lah
Si lutung : wah,,. tuan putri sudah sembuh ,wajah tuan putri cantik kembali .
Dari kejauhan tampaklah sang patih datang, ia nampak heran melihat penampilan sang putri telah kembali cantik seperti sedia kala.
Patih : tuan putri sudah sembuh ya.. tuan putri cantik sekali..
Purbasari : ada apa patih datang kemari ?
Patih : keadaan kerajaan sangat kacau balau Purbararang bertindak sewenang-wenang, baginda mengutus saya untuk menjemput tuan putri kembali kekerajaan..
Purbararang : tapi saya sudah betah disini, disini saya mempunyai banyak teman dan mereka semua memperlakukan saya dengan baik.
Patih : pulanglah putri,, kerajaan sangat membutuhkan kehadiran tuan putri,…
Purbararang : baiklah kalau begitu saya akan pulang kekerajaan lagian saya juga sudah kangen banget dengan sate ayam kerajaan..
Si lutung : (tertunduk lesu) tuan putri akan pulang kekerajaan ya..? berarti akan meninggalkan kita semua..?
Purbasari : tung…. Aku tak akan kembali kekerajaan tanpa dirimu tung,.. kamu akan aku ajak kemanapun saya pergi..
Si lutung : benerkah tuan putri…? ? (lutung tampak berjingkat-jingkat)
Mereka bertigapun kembali kekerajaan. Semua penghuni kerajaan bersorak gembira karena tuan putrinya yang arif bijaksana telah kembali. Sementara itu purbararang merasa gelisah. Dia merasa posisinya terancam, ia sadar bahwa sebagian besar pejabat istana dan juga rakyat kerajaan tidak menyukainya. Mereka pasti dengan senang hati akan memintanya mundur dan digantikan dengan purbasari, ia pun segera membuat rencana licik.
Purbararang : ayah, bagaimana jika diadakan sayembara aja,, nanti yang keluar sebagai pemenangnya akan menerima tahta kerajaan, sedangkan yang kalah akan dihukum pancung,.
Raja : jika menurutmu yang terbaik begitu ayah ikut saja keputusan kalian.. bagaimana purbasari, kamu mau ??
Purbasari : baiklah… jika itu keinginan kakak saya akan mengikutinya..
Purbararang : baiklah sayembara yang pertama adalah kita adu keahlian memasak, siapa yang masakanya paling cepat dan enak, maka dia yang akan menang..
Sayembara pun dimulai mereka berdua beradu kemampuan memasak paling cepat dan paling enak,,. Tapi…….. tunggu,, kenapa kakuatanya tidak imbang begini ya….?
Purbararang : bagaimana semua udah siap ??? mari kita tunjukan dan kekuatan kita, kita buat masakan yang lezat tanpa memerlukan waktu lama.
Purbasari : tung… bagaimana ini,, lihatlah kekuatan kita tidak berimbang sama sekali,, kita cuma berdua sedangkan kakak…
Si lutung : tenanglah tuan putri, ada aku disini..!
(lutung mengeluarkan hp dan menelfon bidadari,untuk menolongnya )
Akhirnya karena bantuan peri putri purbasari dan lutung berhasil memenangkan saimbara itu
Meskipun hanya berdua kecepatan kerja mereka tidak kalah dengan kubu kakaknya bahkan hidangan mereka telah siap sebelum setengah jam waktu berakhir .hanya lutung yang bisa melihat bidadari membantu pekerjaan putri purbasari .bidadari itu menaburkan rahasia kayangan pada masakan hingga rasanya lezat tiada tara. Para juri memutuskan putri purbasari yang memanangkan babak pertama. Putri purbararang murka dan memecat seluruh juru masaknya. Merasa tidak puas dengan para juri. Putri purbararang mengganti semua juri untuk perlombaan babak kedua, yaitu perlombaan panjang rambut.
Purbararang : sejak kecil rambutku selalu lebih panjang dari rambutmu perbasari., awas.. kali ini tamatlah kau.. purbasari..
Purbasari : tung… bagaimana ini kali ini pasti saya kalah,. Rambuku tak sepanjang rambut kakak,,. (keluh purbasari dengan wajah sedih)
Si lutung : tenanglah tuan putri… ada aku disini,..
Sekarang tibalah penjurian.. para juri mengukur rambut putri purbasari,.
Juri : panjangnya 75,5 cm.
Dan sekarang giliran putri purbasari. Putri purbasari tampak cemas karena merasa rambutnya tidak sepanjang kakaknya. Namun berkat bantuan peri, rambut putri purbasari yang semula tidak terlalu panjang, menjadi teruarai panjang dan lembut berkilau..
Juri : panjangnya 80 cm.
tanpa banyak pertimbangan para juri memutuskan bahwa putri purbasarilah pemenangnya,. Karena telah terbukti rambutnyalah yang lebih panjang. Rakyat berteriak gembira karena putri kebanggan merekalah pemenagnya,.
Dari hasil ini sebenarnya sudah terlihat bahwa putri purbasari lah yang memenangkan sayembara ini,. namun putri purbararang bersikeras untuk tetap melaksanakan perlombaan yang ketiga.
Purbararang : seorang ratu haruslah memiliki pasangan yang bisa dibanggakan, apakata negara tetangga jika suami ratu buruk rupa,. Bisa jadi malapetaka.
Purbasari : kakak… jangan kamu hina si lutung, biar bagaimanapun juga dia adalah teman terbaiku selama ini,. wajahnya memang jelek tapi hatinya sangat baik,.
p. indrajaya : kalau jelek tetap saja jelek…. (purbasari dan p. Indrajaya tertawa)
purbasari : kakak… kamu sangat keterlaluan.
Si lutung : tenang saja putri… biarkan mereka tertawa sejenak,, kita lihat aja apa yang terjadi nanti…
Purbararang : hei… purbasari, sekarang kau kalah.. dilihat darimanapun pasti p. Indrajaya lebih tampan dan gagah di banding lutung kesayanganmu itu..
P. indrajaya : iya pastinya…. pangeran inrajaya….
Kemudian lutung berdiri seraya berdo’a kepada tuhan agar dia dikembalikan rupanya seperti sedia kala…
Dan tiba-tiba petir pun menyambar lutung, semua orang panik ples ngeri menyaksikan pemandangan itu, tak terkecuali putri purbasari yang histeris karena sahabat baiknya tersambar petir entah apa dan bagaimana keadaanya nanti, putri purbasari tak samapai hati membayangkannya.. dan setelah itu tampaklah pangeran yang tampan dan gagah perkasa di depan mereka semua, semua bingung keheranan, darimana dia berasal dan siapakah dia yang tiba-tiba ada begitu saja..
p. indrajaya : si… si…siapa kamu ??
rakyat terpana, putri purbararang ternganga lebar,,. Sementara putri purbasari masih bingung mencari sisa-sisa tubuh si lutung yang tersambar petir dan lenyap begitu saja.
Pemuda : siapa yang kau cari putri purbasari ??
Purbasari : lutung… dimana dia. (katanya sambil terisak)
Pemuda : inilah aku… si lutung,.
Purbasari : a…a..apa ?? mana mungkin kamu lutung..?
Purbararang : hai anak muda , jangan main-main kamu, mana mungkin kamu lutung, sebaiknya kamu keluar dari arena ini, karena saya akan segera menghukum pancung purbasari, karena dia sudah kalah dalam sasyembara ini.
Pemuda : tidak akan kubiarkan kamu menghukum putri purbasari,. Karena kamulah yang kalah,.
Purbararang : maksudmu ???
Pemuda : sayalah lutung itu, namaku guruminda, saya adalah seorang dewa yang sedang dikutuk menjadi lutung dan diperintahkan untuk turun kebumi, kutukan itu akan hilang jika ada seorang perempuan yang tulus menerimaku menjadi pendampingnya.
Putri purbaras tertunduk lemas,. Ia menangis menyesali kesombonganya. Disasarinya saat ini ia benar-benar tersudut, dan tak ada seorangpun yang membelanya, putri purbararang berlutut dihadapan putri purbasari dan meminta maaf,.
Purbararang : maafkan aku adikku,, kaka salah kepadamu, kini kau boleh menghukumku..
Purbasari : aku tidak akan menghukum kakaku sendiri, kakak boleh tetap menjadi ratu asalkan kakak berjanji akan memimpin rakyat dengan adil dan sebaik-baiknya.
Purbararang merasa tersentuh dengan kebaikan adiknya. (mereka berpelukan)
Purbararang : kau memang sangat baik hati, setelah semua kejahatan yang aku lakukan, kau dengan mudah memaafkanku,. Kaulah yang pantas menjadi ratu adikku, sekarang aku serahkan mahkota ini kepadamu,. Maafkan aku !!
Istana begitu gemerlap hari itu, penobatan ratu yang baru berlangsung dengan meriah namun khidmat, semua rakyat bersorak gembira..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: