Jenis-jenis Awan

awan

Saat cuaca mendung di siang hari tentu kita akan berfikir bahwa sedang ada awan yang menutupi panasnya matahari menuju bumi sehingga bagian bumi yang tertutup awan itu akan terasa teduh. Hampir setiap saat awan selalu ada menyelimuti bumi, namun saat siang hari adalah waktu yang paling tepat melihat awan dengan jelas.

Terkadang kita juga melihat warna awan yang beragam,  putih, jingga, atau hitam. Tidak hanya itu, bentuk awan yang kita lihat pun juga beragam. Terkadang terlihat menggumpal, membentuk bunga kol atau seperti selendang tipis dilangit.

Lalu apa itu awan? Apa warna sebenarnya awan? Dan apa saja jenis-jenis awan?

Awan adalah sekumpulan tetesan air/kristal es di dalam udara di atmosfer yang terjadi karena pengembunan/pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh. Kondisi awan dapat berupa cair, gas, dan padat karena dipengaruhi oleh suhu.

Semua awan berwarna putih. Lalu apa yang menyebabkan warna awan bisa berubah-ubah? Jawabanya adalah karna adanya pembiasan sinar matahari. Sehingga saat fajar dan menjelang malam, awan akan berwarna jingga. Sedangkan saat mendung, awan berwarna gelap karena terlalu tebalnya jumlah awan tersebut sehingga cahaya matari tidak mampu menembus awan tersebut dan terciptalah bayangan yang memperlihatkan awan berwarna gelap jika dilihat dari bumi.

Apa saja bentuk-bentuk awan? Berikut penjelasanya;

No

Nama Awan

Penjelasan

1

Awan Sirus (Ci)

Awan sirus

Awan ini halus, dan berstruktur seperti serat dan bentuknya mirip bulu burung. Awan ini juga sering tersusun seperti pita yang melengkung di langit, sehingga seakan – akan tampak bertemu pada satu atau dua titik horizon. Awan ini tidak menimbulkan hujan. Awan ini terdiri daripada hablor air yang terjadi disebabkan suhu terlalu dingin pada atmosfer. Awan cirrus ini ditiupkan angin timuran yang bergelora. Awan ini berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas.

2

Awan Sirostratus (Ci-St)

Awan-Sirostratus

Bentuknya seperti kelambu putih yang halus dan rata menutup seluruh langit sehingga tampak cerah, bisa juga terlihat seperti anyaman yang bentuknya tidak teratur. Awan ini juga menimbulkan hallo (lingkaran yang bulat) yang mengelilingi matahari dan bulan yang biasa terjadi pada musim kering.

3

Awan Sirokumulus (Ci-Cu)

awan cirrus

Awan ini bentuknya seperti terputus–putus dan penuh dengan kristal-kristal es sehingga bentuknya seperti sekelompok domba dan sering menimbulkan bayangan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: