Letusan Gunung Berapi

gunung meletus

Kita pasti pernah mendengar tentang letusan gunung. Ya, salah satu letusan yang mampu menghancurkan sebagian belahan bumi beserta isinya. Letusan gunung sangat dahsyat, dimana mampu mengakibatkan gempa bumi yang sanagt hebat. Efek dari gempa itu sendiri juga mampu menghancurkan bangunan yang berada di permukaan bumi. Abu yang timbul akibat letusan itu juga mampu menutupi belahan bumi hingga radius beberapa kilometer. Lahar panas slalu mengiringi letusan gunung merapi, demikian juga awan panas yang suhunya mencapai 800 derajat celcius. Lalu, apa yang dimaksud gunung? bagaimana gunung terbentuk?

Gunung meletus, terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi. Dari letusan-letusan seperti inilah gunung berapi terbentuk. Dari letusan gunung berapi tersebut, ternyata ada beberapa komponen yang akan timbul akibat letusan tersebut, yaitu:

1. Gas Vulkanik
Gas vulkanik adalah gas-gas yang dikeluarkan saat terjadi letusan gunung berapi yang dikeluarkan antara lain carbon monoksida (CO), Carbondioksida(Co2), Hidrogen Sulfida (H2S), sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2) yang membahayakan manusia.

2. Lava
Lava adalah cairan magma yang bersuhu tinggi yang mengalir ke permukaan melalui kawah gunung berapi. Lava encer mampu mengalir jauh dari sumbernya mengikuti sungai atau lembah yang ada sedangkan lava kental mengalir tidak jauh dari sumbernya.

3. Lahar
Lahar adalah banjir Bandang di lereng gunung yang terdiri dari campuran bahan vulkanik berukuran lempung sampai bongkah. Dikenal sebagai lahar letusan dan lahar hujan. Lahar letusan terjadi apabila gunung berapi yang memiliki danau kawah meletus, sehingga air danau yang panas bercampur dengan material letusan, sedangkan lahar hujan terjadi karena percampuran material letusan dengan air hujan di sekitar puncaknya.

4. Tanah longsor
Getaran yang ditimbulkan akibat letusan gunung berapi mampu membuat struktur tanah menjadi tidak stabil, sehingga dapat mengakibatkan tanah longsor.

5. Gempa bumi
Ledakan dahsyat yang dihasilkan oleh gunung berapi mampu menimbulkan getaran hebat pada permukaan bumi disekitarnya sehingga menimbulkan gempa.

6. Abu letusan
Abu letusan gunung berapi adalah material yang sangat halus. Karena hembusan angin dampaknya bisa dirasakan ratusan kilometer jauhnya. Dampak abu letusan

7. Awan panas (Piroklastik)
Awan panas bisa berupa awan panas aliran, awan panas hembusan dan awan panas jatuhan. Awan panas aliran adalah awan dari material letusan besar yang panas, mengalir Turun dan akhirnya mengendap di dalam dan disekitar sungai dari lembah. Awan panas hembusan adalah awan dari material letusan kecil yang panas, dihembuskan angin dengan kecepatan mencapai 90 km/jam. Awan panas jatuhan adalah awan dari material letusan panas besar dan kecil yang dilontarkan ke atas oleh kekuatan letusan yang besar. Material berukuran besar akan jatuh di sekitar puncak sedangkan yang halus akan jatuh mencapai puluhan, ratusan bahkan ribuan km dari puncak karena pengaruh hembusan angin. Awan panas bisa mengakibatkan luka bakar pada bagian tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga menyebabkan sesak sampai tidak bernafas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: