Berapa Usia Alam Semesta?

jagad raya

Berapa usia alam semesta sebenarnya?

Setiap manusia pasti pernah bertanya tentang bagaimana alam semesta ini terbentuk dan kapan terbentuknya alam semesta ini. Berbagai teori telah mencoba mengemukakan tentang bagaimana proses terbentuknya jagad raya ini, salah satu teori yang paling dipercaya adalah teori Big Bang. Dimana teori ini menjelaskan bahwa alam semesta berasal dari satu titik yang kemudian terjadi ledakan mahadahsyat yang mengakibatkan terbentuknya pecahan-pecahan partikel yang membentuk jagad raya. Lalu berapa usia jagad raya ini?

Para Astronom mengemukakan cara baru dalam menentukan usia jagad raya, yaitu dengan menentukan galaksi terjauh dan menghitung berapa usia jagad raya ini. Dengan temuan galaksi paling jauh tersebut, ilmuwan meyakini bahwa alam semesta ada sejak 700 juta tahun lalu setelah peristiwa Big Bang terjadi.

Seperti yang dilansir Abc, Jumat (25/10/2013), cahaya dari galaksi yang diberi kode nama z8_GND_5296 oleh ilmuwan diperkirakan memakan waktu 13,1 miliar tahun untuk bisa mencapai orbit Hubble Space Telescope dan Keck Observatory di Hawaii. Kedua teleskop luar angkasa menangkap cahaya dengan teknologi inframerah.

Galaksi z8_GND_5296 memiliki satu miliar kali lipat massa yang lebih masif daripada matahari. Saking besarnya massa matahari di luar tata surya ini, z8_GND_5296 bisa terlihat walau jaraknya sangat jauh dari Bumi. Galaksi ini dipercaya memiliki 100 kali lipat lebih banyak bintang daripada galaksi Bima Sakti. Sehingga, membuatnya lebih terang ketimbang kandidat galaksi lainnya.

Temuan baru mengenai galaksi terjauh ini bisa menunjukkan informasi baru tentang formasi bintang daripada perkiraan sebelumnya. Para ilmuwan percaya bahwa di beberapa titik, radiasi ultraviolet energi tinggi dari bintang meledak membagi atom hidrogen intergalaksi menjadi elektron dan proton. Menurut peneliti utama Assistant Professor Steven Finkelstein dari University of Texas di Austin. Menurut ilmuwan, galaksi ini dipercaya berusia 13,1 miliar tahun. Steven mengatakan, ini seperti 8 miliar tahun sebelum matahari di sistem tata surya lahir dan jauh sebelum kehidupan pertama kali muncul. Riset baru ini diterbitkan dalam jurnal Nature yang memberi petunjuk tentang awal alam semesta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: