Media pembelajaran

Kata “Media” berasal dari bahasa latin “medius” yang secara harfiah berarti “tengah”,” perantara” atau “pengantar”. Menurut Arsyad (2007) Pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau elektronis untuk menangkap , memproses dan menyusun kembali informasi visual atau verbal. Menurut Djamarah dan Zain (2002) media merupakan wahana penyalur informasi belajar atau penyalur pesan.

Media adalah sebuah alat yang mempunyai fungsi menyampaikan pesan. Media pembelajaran adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyampaikan pesan pembelajaran. Pembelajaran adalah sebuah proses komunikasi antara pembelajar, pengajar, dan bahan ajar. Komunikasi tidak akan berjalan tanpa bantuan sarana penyampai pesan atau media. Bentuk-bentuk stimulus bisa dipergunakan sebagai media diantaranya adalah hubungan atau interaksi manusia; realia; gambar bergerak atau tidak, tulisan dan suara yang direkam. Kelima bentuk stimulus ini akan membantu pembelajar untuk memahami apa yang disampaaikan guru. Namun demikian masalah yang timbul tidak semudah yang dibayangkan.

Media pembelajaran yang baik harus memenuhi beberapa syarat. Media pembelajaran harus meningkatkan motivasi pembelajar. Penggunaan media mempunyai tujuan memberikan motivasi kepada pembelajar. Selain itu media juga harus merangsang pembelajar mengingat apa yang sudah dipelajari selain memberikan rangsangan belajar baru. Media yang baik juga akan mengaktifkan pembelajar dalam memberikan tanggapan, umpan balik dan juga mendorong siswa untuk melakukan praktek-praktek dengan benar. Terdapat berbagai jenis media belajar (http://akhmadsudrajat.com/), diantaranya ; a) media visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik, b) media audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya, c) arojected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya, d) projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

Ada beberapa kriteria untuk menilai keefektifan sebuah media. Mulyanto dan Leong (2009:3) menjelaskan kriteria media pembelajaran yang baik idealnya meliputi 4 hal utama, yaitu :
1. Kesesuaian atau relevansi, artinya media pembelajaran harus sesuai dengan kebutuhan belajar, rencana kegiatan belajar, program kegiatan belajar, dan karakteristik peserta didik.
2. Kemudahan, artinya semua isi pembelajaran melalui media harus mudah dimengerti, dipelajari atau dipahami oleh peserta didik dan sangat operasional dalam penggunaannya.
3. Kemenarikan, artinya media pembelajaran harus mampu menarik maupun merangsang perhatian peserta didik, baik tampilan, pilihan warna, maupun isinya.
4. Kemanfaatan, artinya isi media pembelajaran harus bernilai atau berguna, mengandung manfaat bagi pemahaman materi pembelajaran serta ketidakmubaziran atau sia-sia apalagi merusak peserta didik.

Program yang dikembangkan harus memberikan pembelajaran yang diinginkan oleh pembelajar. Sehingga pada waktu seorang selesai menjalankan sebuah program dia akan merasa telah belajar sesuatu.
Manfaat media pembelajaran dalam proses belajar mengajar adalah seperti yang dikemukakan oleh Sudjana & Rivai (Arsyad, 2007), yaitu :
a. Pembelajaran akan lebih menarik bagi siswa, sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
b. Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai serta tercapai tujuan pembelajaran.
c. Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui penuturan oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran.
d. Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar dikarenakan siswa tidak hanya mendengarkan uraian guru saja, tetapi juga melakukan aktivitas lainnya seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan dan lain-lain.

Komputer sebagai media pembelajaran dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan efektivitas proses pembelajaran, yaitu :
a. Memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara siswa dan materi pelajaran
b. Proses belajar dapat berlangsung secara individu sesuai dengan kemampuan belajar siswa
c. Dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar
d. Dapat memberikan umpan balik terhadap respons siswa dengan segera
e. Dapat menciptakan proses belajar yang berkesinambungan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: