Metode belajar aktif Advisor group

Menurut Silberman (2002) Metode ini adalah strategi yang diberikan untuk memperoleh umpan balik dari siswa setelah memperoleh pengetahuan materi. Sebagian siswa diberi tugas untuk membuat soal-soal terkait materi yang telah diajarkan dan sebagian siswa lagi akan menjawab soal-soal yang telah dibuat oleh temannya. Dengan demikian siswa akan bersemangat untuk memahami materi sendiri agar dapat membuat dan menjawab pertanyaan.

Menurut Yaniawati (2006) Metode advisor group adalah metode untuk mengetahui pemahaman materi oleh siswa setelah guru memberikan konsep. Metode advisor group menuntut siswa untuk memahami kembali sendiri materi yang telah diberikan dengan cara membuat pertanyaan yang berkaitan. Metode ini dalam pelaksanaanya sebagian siswa lain juga dituntut untuk mengerti dengan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh temannya. Sehingga semua siswa diharapkan akan mengerti konsep materi dari guru dan dirinya sendiri.

Selanjutnya Metode advisor group memberikan kesempatan baik siswa yang lamban maupun yang cepat untuk menyelesaikan pelajaran sesuai dengan tingkat masing-masing dalam kondisi belajar yang cocok. Rasa percaya diri dan tanggung jawab pribadi dituntut dari siswa dan mungkin akan berlanjut sebagai kebiasaan dalam kegiatan pendidikan lain, tanggung jawab atas pekerjaan dan tingkah laku pribadi. Kegiatan dan tanggung jawab pengajar berubah karena waktu penyajian menjadi berkurang dan ia mempunyai waktu lebih untuk memantau siswa dalam kelompok

Dalam Silberman (2002) Adapun prosedur pelaksanaan metode Advisor group adalah
1. Guru menyediakan waktu untuk melaksanakan metode ini, waktu yang dipakai adalah setelah guru memberikan materi, ini dilakukan untuk memperoleh umpan balik dari siswa.
2. Membagi kelas menjadi beberapa kelompok, dan setiap kelompok dibagi lagi menjadi dua kelompok kecil yakni kelompok penasehat (Misal A) dan kelompok klien (Misal B). Kelompok A diperintahkan untuk berdiskusi membuat pertanyaan sendiri yang berhubungan dengan materi sebanyak anggota kelompok B. Guru meminta siswa untuk membuat pertanyaan sendiri ini bertujuan agar kelompok A juga paham terhadap materi.
3. Kelompok B berusaha untuk berdiskusi dan membahas materi pelajaran dan akan menjawab pertanyaan kelompok A. Ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar reaksi dan pemahamannya terhadap materi
4. Setelah memberikan waktu (± 15 menit) maka angota kelompok A meminta kelompok B untuk menjawab pertanyaan yang telah dibuat dan waktu pengerjaan ditetapkan guru. Seterusnya hingga semua anggota B menjawab pertanyaan yang telah dibuat oleh kelompok A.
5. Kemudian anggota kelompok A dan B kembali menjadi satu kelompok dan mereka bersama-sama membahas soal dan jawabannya, dan pada saat tersebut guru memberikan kesempatan siswa untuk berdiskusi dan bertanya kepada guru.

Terlihat dari prosedur yang telah dipaparkan, metode advisor group ini merupakan pembelajaran kelompok yang lebih menekankan siswa untuk belajar mandiri. Baik kelompok penasehat maupun kelompok klien harus mempelajari dan memahami sendiri materi pelajaran.

Menurut Kemp (1994) belajar harus dilakukan oleh individu untuk dirinya sendiri dan hasil belajar maksimal apabila siswa terlibat aktif dalam melaksanakan berbagai tugas khusus dan mengalami keberhasilan dalam belajar.

Berdasarkan pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa, kelebihan metode advisor group yaitu metode ini menuntut siswa untuk mengerti materi yang telah diajarkan sehingga siswa dapat mengikuti prosedur pelaksanaan metode ini. Metode ini memberikan kesempatan bagi siswa yang cepat ataupun lamban untuk menyelesaikan pelajaran karena guru memberikan tenggang waktu kepada siswa. Metode ini akan memberikan waktu lebih untuk guru dalam kelompok. Metode ini juga memiliki kelemahan yaitu bagi siswa yang malas untuk memahami sendiri materi, tidak akan mengoptimalkan kegiatan pembelajaran karena hanya akan membuang waktu yang telah diberikan oleh guru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: