Hasil Belajar

Menurut Arikunto (2005), “Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui siswa-siswa mana yang berhak melanjutkan pelajaran karena sudah berhasil menguasai materi dan siswa-siswa mana yang belum berhasil menguasai materi serta mengetahui apakah metode mengajar yang digunakan tepat atau belum“. Sedangkan menurut Sudjana (2002) menyatakan bahwa “Tujuan penilaian adalah untuk mengukur sejauh mana ketercapaian tujuan instruksional oleh siswa”. Apabila siswa mengetahui hasil belajarnya maka diharapkan agar siswa dapat termotivasi untuk lebih giat lagi dalam belajar.Tujuan instruksional ditentukan oleh kurikulum yang berlaku.

Dalam proses belajar mengajar, siswa mengalami pengalaman belajar. Kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh siswa setelah menerima pengalaman belajar tersebut merupakan hasil belajar. Menurut Arikunto (2005) ”Hasil belajar merupakan suatu hasil yang diperoleh siswa dalam mengikuti proses pengajaran yang dilakukan oleh guru”. Sehingga hasil belajar merupakan gambaran umum mengenai besarnya tingkat penguasaan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diajarkan.

Tingkat keberhasilan siswa dalam proses belajar mengajar dapat diukur dengan menggunakan tes. Mulyasa (2005) menyatakan bahwa, “Evaluasi hasil belajar pada hakekatnya merupakan suatu kegiatan untuk mengukur perubahan perilaku yang telah terjadi”. Hasil belajar ditunjukkan dengan prestasi belajar yang merupakan indikator adanya perubahan tingkah laku siswa. Hasil belajar siswa berkaitan dengan prestasi siswa. Jika siswa memiliki prestasi tinggi, maka siswa tersebut memiliki hasil belajar yang tinggi dan begitupun sebaliknya.

Sedangkan sasaran evaluasi belajar yaitu segi kognitif, afektif, dan psikomotor. Pada segi kognitif, hasil belajar pada aspek ini merupakan kemampuan siswa dalam bidang pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, dan sintesis. Segi afektif merupakan sebuah sikap yang diharapkan dari siswa terhadap hasil belajarnya selama dan setelah melakukan proses pembelajaran. Segi psikomotor berupa keterampilan siswa yang dapat diterapkan selama melakukan proses pembelajaran, biasanya dapat dilihat dalam melakukan kegiatan praktikum.

Dari uraian di atas tentang hasil belajar dapat disimpulkan bahwa seorang siswa dalam mengikuti kegiatan belajar akan memperoleh hasil belajarnya yang merupakan perubahan yang didapat setelah melakukan proses belajar yang dialaminya di sekolah. Sedangkan evaluasi berfungsi sebagai tolak ukur keberhasilan siswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: